PPDPP Sedang Mempersiapkan Sistem Informasi Pemantauan Konstruksi (SiPetruk)

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) sebagai lembaga yang menyalurkan dan mengelola dana  Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) terus melakukan penguatan dan pengembangan basis teknologi dalam peningkatan layanan kepada masyarakat.

Setelah melakukan kerjasama dengan Badan Siber Sandi Negara (BSSN) untuk penggunaan  IT Security Assessment (ITSA) dan implementasi digital signature terhadap tiga aplikasi yang dimiliki oleh PPDPP yaitu Sistem Informasi KPR Bersubsidi (SiKasep),  Sistem Informasi untuk Pengembang (SiKumbang) dan website portal, PPDPP masih terus berupaya untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

“PPDPP saat ini sedang mempersiapkan Sistem Informasi Pemantauan Konstruksi (SiPetruk). Kami sedang mempersiapkan proses bisnisnya dan dalam waktu dekat kami akan segera melaunchingnya. Sehingga ke depan PPDPP  melalui aplikasi ini dapat melihat kelaikan fungsi bangunan rumah sehingga masyarakat benar-benar nyaman dalam memilih rumah subsidi yang ada di SiKasep dan SiKumbang,” ujar Direktur Utama PPDPP, Arief  Sabaruddin.

Saat ini PPDPP per Jumat (4/9) pukul 08.31 WIB  telah menyalurkan dana FLPP sebanyak 86.683 unit senilai Rp Rp8,8 triliun atau 84,57% dari target yang sudah ditetapkan oleh pemerintah sebesar 102.500 unit senilai Rp11 triliun.  Sehingga total penyaluran dana FLPP dari tahun 2010 – 2020 telah menyalurkan dana sebanyak 742.285 unit senilai Rp53,19 triliun.

Dana FLPP ini telah disalurkan oleh BTN sebanyak 39.942 unit, BNI sebanyak 11.533 unit, BRI Syariah sebanyak 7.519 unit, BTN Syariah sebanyak 6.591 unit, BJB sebanyak 3.343 unit, BRI sebanyak 2.724 unit, Mandiri sebanyak 1.415 unit, NTB Syariah  sebanyak 1.176 unit, Artha Graha sebanyak 1.041 unit dan Bank Jatim Syariah sebanyak 1.022 unit dan sisanya disalurkan oleh 30 bank pelaksana lainnya.

Saat ini melalui dashboard management control PPDPP per Jumat (4/9) pukul 08.46 WIB, sebanyak 216.992 calon debitur sudah mengakses aplikasi SiKasep, 88.427 calon debitur sudah dinyatakan lolos subsidi checking, 10.803 calon debitur dalam proses verifikasi bank pelaksana FLPP.

Sedangkan berdasarkan dashboard SiKumbang dalam periode yang sama sebanyak 11.409 jumlah lokasi terdaftar, sebanyak 500.363 unit tapak sudah terdaftar di aplikasi ini dan 257.632 unit tapak sudah terjual.