Penyaluran Dana FLPP Diperkirakan Lampaui Target

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) sebagai lembaga yang menyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) per Selasa (8/9) telah menyalurkan dana 85% senilai Rp8,89 triliun untuk 87.361 unit dari total target yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebesar Rp11 Triliun untuk 102.500 unit.

Diperkirakan dengan anggaran Rp11 triliun menurut Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin bisa melebihi dari target unit yang ditetapkan oleh pemerintah. “Diperkirakan dengan anggaran Rp11 triliun kami bisa menyalurkan dana FLPP 105,72% dari target yang ditetapkan pemerintah untuk tahun 2020. Jadi jika sebelumnya ditargetkan sebanyak 102.500 unit. Maka diperkirakan hingga akhir tahun, PPDPP dapat menyalurkan dana FLPPĀ dengan capaian maksimal sekitar 108.363 unit rumah berdasarkan proyeksi data persentase lolos pengujian Januari – Agustus 2020 dengan nilai Rupiah yang sama,”ujar Arief optimis.

Saat ini per Rabu (9/9) pukul 11.36 WIB, sebanyak 220.764 calon debitur sudah mengakses aplikasi Sistem Informasi KPR Bersubsidi (SiKasep). Sebanyak 90.840 calon debitur sudah dinyatakan lolos subsidi checking dan 10.401 calon debitur sudah masuk dalam proses verifikasi bank pelaksana dan 298 calon debitur dalam pengajuan dana FLPP dari Bank Pelaksana kepada PPDPP.

Animo masyarakat untuk memiliki rumah pertama subsidi memang masih tinggi dan tidak terpengaruh dengan kondisi pandemi covid 19 yang masih berlangsung hingga kini.

Anggaran FLPP Tahun 2021 Naik Menjadi 16,6 T

Tingginya minat masyarakat terhadap kepemilikan rumah subsidi ini, membuat pemerintah semakin meningkatkan perhatiannya. Ini terlihat dari Buku II Nota Keuangan beserta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara TA 2021. Pada bab 5 -28 dituliskan bahwa PPDPP ditargetkan dapat memberikan bantuan pembiayaan dalam bentuk KPR Sejahtera alias FLPP sekitar 157.500 unit senilai Rp16,6 triliun dari DIPA. Didalam buku yang dirilis oleh pemerintah ini dinyatakan bahwa “Manfaat yang diharapkan dari alokasi investasi kepada BLU PPDPP antara lain tersediannya fasilitas/insentif dalam pembiayaan perumahan, serta tersedianya suku bunga rendah dan tetap (fixed rate) sepanjang masa pinjaman sehingga angsuran kredir lebih terjangkau bagi MBR,”.