Sosialisasi FLPP Lewat Talkshow di Ajang Pameran IPEX 2016

Memasuki hari kedua (14/8) event Jakarta Properti Expo (IPEX) 2016, ruangan hall JCC masih penuh dikunjungi oleh masyarakat seperti hari pertama saat pembukaan event. Kepadatan kunjungan nampak terlihat pada bagian stand pameran rumah FLPP.  Ramainya masyarakat yang antusias mengunjungi IPEX 2016 ini tidak lain dikarenakan bertepatan dengan hari libu, yaitu Sabtu dan  Minggu.

Momentum ramai ini dijadwalkan oleh panitia pelaksana event untuk menyelenggarakan talkshow yang menghadirkan pihak-pihak yang terlibat dalam program Sejuta Rumah milik pemerintah, yaitu diantaranya Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) KemenPUPR, Direktur Pola Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR,

Direktur Layanan PPDPPP Saraswati tampil sebagai narasumber dalam talkshow tentang rumah layak huni bersama Direktur Pola Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, Didik Sunardi, perwakilan dari pengembang, dan pihak Bank BTN, Hirwandi Gaffar yang dipandu oleh Imam, wartawan dari Investor Daily..

Dalam talkshownya, Saraswati mengemukakan tentang kemudahan yang diperoleh Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam memiliki rumah melalui KPR FLPP. Mulai dari fasilitas yang disediakan seperti bunga cicilan flat, hingga syarat bagaimana masyarakat dapat mengajukan KPR FLPP.

Saraswati juga menjelaskan bahwa nantinya masyarakat dapat memperoleh informasi via SMS perihal informasi perolehan fasilitas KPR FLPP. Masyarakat cukup mencantumkan nomor induk KTP dan NPWP untuk mengetahui apakah sudah pernah menerima bantuan FLPP dari pemerintah.

Saraswati menegaskan, sehingga fasilitas KPR FLPP ini dapat dilaksanakan dengan tepat sasaran, sesuai dengan program Sejuta Rumah yang dicanangkan oleh pemerintah. Pada tahun ini PPDPP telah bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri untuk pengecekan e-KTP, dengan harapan pelayanan informasi yang dilakukan PPDPP dapat lebih prima.

Dengan adanya pengembangan program berbasis teknologi informasi, PPDPP mengedepankan pelayanan dan informasi keakuratan data. Saraswati mengingatkan agar masyarakat dalam mengajukan KPR FLPP untuk lebih memperhatikan syarat-syarat pengajuan, seperti KTP elektronik, NPWP, KK, hingga bank checking pada bank terkait.

Pada kesempatan itu juga, Saraswati memberikan kesempatan kepada masyarakat yang hadir dalam talkshow tersebut untuk dapat menghubungi secara langsung kapan saja apabila terdapat keluhan maupun pengaduan dari masyarakat. Informasi yang disampaikan langsung oleh Direktur Layanan PPDPP ini disambut antusias oleh masyarakat untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya. Seperti yang disampaikan oleh salah satu pengunjung dari Pasar Minggu bernama Chandra “Acara seperti ini tentusaja  dapat lebih memudahkan kita dalam mencari informasi tentang rumah subsidi, bisa membuat kita lebih semangat” ujarnya yang berprofesi sebagai PNS sejak tahun 2010, namun masih belum memiliki rumah sendiri. (Sigit)